Jelang Hari Besar Keagamaan, Satgas Pangan DIY Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

News83 Dilihat

Rakyat45.com, Yogyakarta – Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Satuan Tugas Sapu Bersih (Saber) Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga dan pasokan bahan pokok tetap terkendali.

Pemantauan dilakukan pada Kamis (5/2/2026) oleh tim gabungan yang melibatkan Ditreskrimsus Polda DIY, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum BULOG DIY, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Sejumlah lokasi strategis menjadi sasaran inspeksi, di antaranya Pasar Beringharjo dan ritel modern Progo Swalayan. Tim mengecek langsung harga dan ketersediaan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging, telur, bawang merah, bawang putih, hingga cabai.

Dalam peninjauan di Pasar Beringharjo, Satgas menyambangi kios pedagang beras yang menjual berbagai jenis beras, mulai dari kualitas medium hingga premium, termasuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) milik BULOG. Harga beras SPHP tercatat dijual sekitar Rp12.000 per kilogram, masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kegiatan pengawasan ini dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kayuswan Tri Panungko, bersama Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas Nita Yulianis dan Pemimpin Wilayah Perum BULOG DIY Dedi Aprilyadi, serta unsur dinas teknis terkait.

Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis, menegaskan bahwa pembentukan Satgas Saber Pangan merupakan langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga stabilitas harga menjelang momentum keagamaan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah terus memantau harga dan pasokan pangan, termasuk melalui Gerakan Pangan Murah yang rutin digelar bersama BULOG,” ujarnya.

Sementara itu, Kombes Pol Kayuswan menekankan bahwa aparat kepolisian akan terus mengawasi distribusi dan peredaran bahan pangan strategis agar tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga di pasaran.

“Kami mengingatkan seluruh pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. Satgas Saber Pangan akan terus hadir menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG DIY, Dedi Aprilyadi, memastikan bahwa stok pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman. Program SPHP, kata dia, terus disalurkan ke masyarakat untuk menjaga harga tetap stabil.

“BULOG menguasai stok yang cukup. Selain beras, kami juga menyalurkan Minyakita dengan harga berkisar Rp15.500 hingga Rp15.700 per liter melalui koordinasi dengan Satgas Pangan,” jelas Dedi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Satgas menyimpulkan bahwa harga bahan pangan di DIY masih terkendali dan sesuai ketentuan pemerintah. Pengawasan akan terus diperketat hingga mendekati puncak perayaan HBKN guna menjaga daya beli dan ketenangan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *